Mau Tau Akademis Anies Baswedan? Simak Disini

Anies Rasyid Baswedan, Gubernur DKI Jakarta S.D 2017 2022 Periode, terkenal karena kontroversi. Namun, di belakangnya penuh kelebihan dan kekurangan, Anies Baswedan memiliki pengalaman akademis yang cemerlang. Bahkan sampai hari ini digunakan sebagai acuan untuk sukses dalam pengabdian dunia pendidikan bagi banyak orang muda.

Akademis Anies Baswedan


perhatian masyarakat Indonesia pada sosok Anies Rasyid Baswedan setelah berhasil dijalankan pada tahun 2009. Program pendidikan Gerakan Indonesia Sebelum ide, Anies pertama harus diselesaikan banyak fase akademik.

  • Mengambil S1

Mengambil data dari https://pwhm.net/, Anies Rasyid Baswedan sangat akrab dengan Yogyakarta. Setelah menyelesaikan sekolah SMP dan SMA di Yogyakarta, Anies melanjutkan studinya di Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada pada tahun 1989 dan selesai pada tahun 1995.

  • Antar Universitas Pusat Studi Ekonomi UGM

Saya baru saja selesai selesai S1, Anies Rasyid Baswedan langsung direkrut peneliti Ekonomi Studi UGM. Namun, perannya dalam bidang peneliti UGM tidak berjalan lama, karena pada tahun 1996 ia lulus seleksi studi di luar negeri.

  • Belajar di luar negeri

Setelah lulus dari UGM S1. Anies melanjutkan karir akademis di luar negeri. Pertama kali ke luar negeri, ia kuliah di University of Maryland, College Park pada tahun 1997. Selanjutnya, kedua studi ilmu politik di Northern Illinois University pada tahun 1999.

  • Direktur Riset di Chicago

Tepatnya di CPI, alat elektoronik perusahaan riset global. Dia bekerja sebagai Direktur Riset di IPC pada tahun 2004.

  • Direktur Research Institute Pusat Indonesia

Di samping karir akademiknya di CPI, Anies juga menyandang status seorang direktur riset di Pusat Institut Indonesia. Sebuah tinjauan kebijakan badan diprakarsai oleh anak-anak Indonesia.

  • Rektor Universitas Paramadina

Saat yang paling penting dalam akademisi Anies Rasyid Baswedan berlangsung pada tahun 2007. Untuk kanan pada tahun 2007, ia dilantik Paramadina posting rektor universitas. Menjadi pengganti Muslim sarjana Nurcholish Madjid.

Gubernur Anies tampak baik-baik saja dari sudut penilaian saat. Tetapi seharusnya tidak dikesampingkan bahwa di bidang pengabdian kepada pendidikan Anies Baswedan sudah memberikan kontribusi banyak pemikiran dan gerakan.